Senin, 11 Mei 2020

HAL-HAL YANG DAPAT MEMPENGARUHI TINGGI RENDAHNYA FOOD COST


Why understanding your costs is important for price-setting ...  



















F&B SERVICE
  1. Sajian makanan & minuman yang tidak dibuatkan Bill ( OC, Entertaint, Test Food, Food Promotion) atau tidak dibuatkannya  Food Adjusment untuk  Well Come Drink.
  2. Jika hal diatas dibuatkan bill, Cost control akan membuat summary dari bill-bill tersebut dan dibebankan sebagai biaya pada departemen yang bersangkutan.
  3. Pemberian discount, akibatnya mengurangi harga jual sehingga Cost naik.


F&B PRODUCT
  1. Untuk menu Ala Carte, harus mempunyai menu recipe, dengan dasar menu recipe dapat ditentukan harga jual, dengan perhitungan Food Cost maximum 37 %.
  2. Dengan tidak adanya menu recipe sajian porsi makanan dari masing-masing cook akan tidak sama, dan taste berbeda.
  3. Over prepare untuk set up breakfast, banquet  dan acara food promotion.
  4. Chef tidak membuat food adjusment terhadap product untuk fruit basket, food promotion , promotion by afternoon tea , social sport activity, food testing dll.
  5. Tidak adanya food adjusment  untuk bahan makanan yang rusak akibat dari system penyimpanan atau over stock.
  6. Perlu diingat bahwa bahan makanan yang rusak akibat penyimpanan atau over stock tidak menambah food cost, namun menjadi beban biaya yang disebut food spoiled.

FRONT OFFICE
  1. Besar kecilnya sharring revenue untuk breakfast dari room sales, reguler maupun package (breakdown revenue)  dapat berpengaruh pada food cost.
  2. Total Room Compliment Include Breakfast.

MARKETING
  1. Tinggi rendahnya harga jual pada systim paket, Banquet, wisuda (Lunch box/ snack box) sangat mempengaruhi tinggi rendahnya food cost.
  2. Tidak adanya koordinasi antara Marketing dan F&B departemen (Chef) dalam menawarkan menu banquet, untuk menghitung cost dan harga jual.

ACCOUNTING
  1. Kwalitas bahan yang diterima : Receiving harus mempunyai standart bahan makanan yang dapat diterima. Jika kwalitas barang baik, akan tidak banyak bahan yang terbuang dan sebaliknya. Contoh :  Kwalitas daging, telur, sayur, tomat, buah  dsb.
  2. Harga pokok pembelian :
    • Langka dan tidak nya bahan makanan
    • Cara pembelian – Cash harga akan murah – Credit harga tinggi.
    • Ada dan tidaknya supplier pembanding.
    • Ada dan tidaknya  kontrak harga dengan supplier.
  3. Sebagai dasar pertimbangan harga dengan supplier, perlu adanya market survey.  
  4. Ketelitian dalam melakukan inventory.
  5. Food transfer to room  (Complimentary condiment)

1 komentar:

  1. mari gabung bersama kami di Aj0QQ*co
    BONUS CASHBACK 0.3% setiap senin
    BONUS REFERAL 20% seumur hidup.

    BalasHapus